DESAIN SISTEM EMBEDDED UNTUK DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS SENSOR INFRAMERAH NON-KONTAK
DOI:
https://doi.org/10.63545/jaim.v1.i1.125Keywords:
Sistem Embedded, Detektor kebakaran, Sensor inframerah non-kontak, mikrokontroler ESP32, Research and Development (R&D)Abstract
Kebakaran gedung memiliki dampak yang sangat signifikan yang bersifat langsung maupun tidak langsung, mencakup aspek keselamatan manusia, kerugian ekonomi, dan kerusakan lingkungan. Kebakaran gedung dapat mengancam nyawa penghuni maupun petugas penyelamat. Kebakaran dapat menghancurkan aset bernilai tinggi seperti peralatan elektronik, dokumen penting, dan inventaris bisnis. Selain itu, kebakaran dapat melepaskan zat beracun seperti dioksin, hidrogen sianida, dan logam berat dari material yang terbakar (misalnya plastik, cat, atau bahan kimia). Agar mengurangi dampak akibat kebakaran, maka dikembangkan teknologi detektor kebakaran. Tujuan penelitian ini yaitu membangun detektor kebakaran agar dapat memberikan peringatan dini jika terjadi potensi kebakaran. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Hasil pengujian menunjukkan performa sistem yang konsisten seperti kemampuan deteksi suhu yang andal, ditunjukkan oleh perbedaan signifikan antara pembacaan rata-rata suhu ambient (29°C) dan kondisi eksposur api (52°C) dan responsivitas sistem yang cepat dengan waktu respon rata-rata 5 detik. Dapat disimpulkan bahwa detektor kebakaran ini dapat bekerja dengan baik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Najmul Fadli, Sirojul Hadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








